Gangguan penyakit kulit yang sering mengganggu bayi bunda, dan tips cara mengatasinya

oleh

Salam bahagia untuk semua bunda. Mana ni para bunda yang sedang memiliki bayi usia 0 – 1 tahun, pasti sedang bahagia-bahagianya ya bunda merawat dan memperhatikan tumbuh kembang si bayi.  Dalam menjaga bayi dari usia 0-1 tahun dapat dikatakan susah-susah gampang ya bunda.

Pasalnya ada banyak hal yang mempengaruhi kesehatan si bayi,  seperti penyakit kulit yang sering sekali terjadi pada bayi di usia di bawah 1 tahun.  Sebenarnya penyakit kulit bukan lah hal yang terlalu membahayakan namun kita sebagai bunda sedikit saja tetlihat merah-merah pada anak terasa sangat cemas, benar kan bunda.

Penyakit kulit yang terjadi pada bayi usia di bawah 1 tahun itu sebenarnya wajar terjadi bunda karena Kulit bayi sangat sensitif dengan kondisi di luar tubuhnya, ini karena lapisan epidermisnya masih di tahap awal perkembangan.

Karena lapisan kulit bayi sangat tipis, memiliki sedikit pigmen dan belum bisa beradaptasi dengan temperatur. Makanya sering muncul ruam, bercak dan iritasi lainnya.

Hem apa saja ya bunda penyakit kulit yang sering mengganggu bayi bunda.  Kita bahas 1 per 1 yuk bunda.

Macam-macam penyakit kulit yang sering mengganggu bayi bunda dan penangannannya

  • Biang keringat

Biang keringat menupakan penyakit kulit yang sangat sering di alami oleh bayi,  biang keringat ini terjadi karena kuliy bayi belum bisa mengatur suhu dengan baik.

Biasanya biang keringat ini berupa benjolan kecil-kecil terkadang berair yang menyebar di bagian leher, dada, punggung dan bagian lainnya yang tertutup baju. Biang keringat ini biasanya disertai rasa gatal sehingga menyebab kan bayi bunda menjadi lebih rewel.

Penyebab dari biang keringat ini diantaranya udara panas,  cuaca yang lembab,  baju yang ketat,  baju yang terlalu tebal hingga keringat bayi tidak mudah kering, aktifitas bayi yang terlalu aktif hingga menimbulkan banyak keringat.

Bagai mana mengatasinya ya bunda. Apabila bayi bunda hanya beraktifitas di rumah saja sebaiknya gunakan baju yang lebih tipis dan longgar,  hal ini akan mempermudah keringat yang menempel di baju bisa cepat kering hingga kulit tidak lembab dan tidak menimbulkan biang keringat.  Selain itu bunda diharapkan lebih rajin mengganti baju bayi di saat cuaca panas sehingga membuat bayi lebih nyaman ya bunda.

  • Ruam popok

Wah sangat kasian ni bunda jika bayi bunda terkena ruam popok.  Ruam popok buasanya menyerupai ruam iritasi berwarna merah mengkilat yang berada di daerah bokong yang tertutup popok atau ada juga yang menyerupai bintik merah menebal bergelembung berisi air.

Ruam popok bukan lah hal yang berbahaya namun jangan di biarkan ya bunda sebab bisa menimbulkan infeksi atau terserang jamur.

Penyebab dari ruam popok ini adalah gesekan antara kulit bayi bunda dengan popok yang basah hingga menimbulkan iritasi. Penyebab lainnya yaitu bayi bunda tidak cocok dengan popok sekali pakai yang digunakannya.

Cara penangannya, bunda harus lebih rajin mengganti popok bayi jangan sampai basah terlalu lama di gunakan bayi,  kemudian bunda bisa menggunakan salep atau lotion yang menggandung zink pada kulit bayi.  Berikan waktu 10 menit dalam sehari bayi untuk tidak menggunakan popok. Pilih ukuran popok jangan yang terlalu ketat ya bunda. Jika bayi bunda alergi terhapad 1 merek popok maka coba menggunakan merek popok lainnya ya bunda.

  • Jerawat bayi

Sebanyak 40% bayi yang baru lahir biasanya terkena gangguan kulit yang 1 ini. Biasanya jerawat muncul di usia 2-3 minggu kelahiran bayi.  Jangan khawatir bunda Jerawat ini biasanya akan hilang dengan sendirinya namaun sedikit lama ya bunda 2-3 bulan kulit bayi akan bersih dengan sendirinya.

Penangan untuk jerawat pada bayi tidak seperti pada orang dewasa ya bunda. Cukup dibiarkan saja jangan bunda beri obat jerawat.  Cuci bersih muka bayi di saat mandi dan keringkan dengan benar.  Selain itu jangan bunda pencet jerawat-jerawat yang ada pada bayi karena dapat menjebabkan hal yang lebih parah.

  • Eksim

Eksim merupakan gangguan kulit pada bayi yang lebih berat ni bunda.  Biasanya eksim sering mengganggu bayi dari usia 3-4 bulan. Eksim menyebab kan kulit menjadi kering, merah dan gatal hingga membuat bayi bunda merasa tidak nyaman.  Biasanya eksim ini sering muncul pada wajah,  dada,  lengan dan sikut bayi.

Banyak hal yang mempengaruhi penyakit eksim ini bisa muncul di kulit bayi bunda,  salah satunya karena riwayat eksim di keluarga bunda maupun ayah, atau sering disebut penyakit bawaan ya bunda.  Selain itu eksim juga bisa terjadi karena reaksi alergi terhadap wewangian, deterjen, lotion, serta bahan pakaian yang digunakan.

Tapi bunda jangan khawatir ya,  sebab eksim ini bisa hilang dengan sendirinya bunda namun memang membutuhkan waktu yang lumayan lama kisaran beberapa bulan dan ada yang sampai 1 tahun baru hilang. yang pertama harus bunda lakukan adalah mengamati penyebab terjadinya alergi eksim pada bayi bunda.  Jika telah mengetahui penyebab nya bunda lebih mudah untuk menangani eksim. Dan Jika kulit bayi mulai kering bunda bisa memberikan lotion atau pelembab agar kulit bayi terhindar dari kekeringan.  Jika terasa eksim yang di derita bayi bunda menunjukan indikasi semakin parah bunda bisa berkonsultasi kepada dokter yang ahlinya ya bunda.

  • Cradle cap

Untuk cradle cap merupakan gangguan kulit yang tidak berbahaya bunda. Biasanya cradle cap terjadi di bagian kepala bayi bunda.  Cradle cap ini biasanya di jumpai pada bayi di usia 0-3 bulan bunda. Gangguan kulit ini menyerupai ruam merah di kulit kepala yang lama-lama berubah menjadi kerak kering berwarna kuning bersisik serta berminyak.

Cradle cap ini tidak menimbulkan gatal atau membuat rewel bayi bunda.  Hanya saja kita sebagai orang tua menjadi sangat risih ya bunda melihat seperti kotoran yang menempel di kepala bayi kita.

Penanganan cradle cap ini terbilang sangat mudah bunda,  bunda bisa memberikan pelembab atau minyak di atas kepala bayi bunda biarkan beberapa menit kurang lebih sekitar 10 menit. Kemudian bunda bisa menyisiri degan sisir yang rapat secara berlahan kekepala bayi,  maka cradle cap akan terangkat semunya. Selanjutnya bunda bisa membersihkan kepala bayi binda dengan shampo.

  • Milia

Sebanyak 50% bayi yang batu lahir akan memiliki milia ini bunda.  Milia menyerupai bintik putih seperti komedo yang berada dihidung si bayi.  Biasanya milia ini akan hilang dengan senirinya bunda paling lama di usia bayi 3 bulan. Jadi bunda tidak perlu khawatir ya.

  • cacar air 

Bunda pasti tau tentang cacar air, yang sangat mengganggu saat penyakit yang satu ini datang kepada bayi bunda. Selain bayi menjadi demam cacar air ini juga menimbulkan gatal-gatal yang membuat bayi bunda jadi sangat rewel.

Cacar air menyerupai ruam dan bintil-bintil merah berisi cairan pada kulit bayi. Bintil-bintil merah ini dapat pecah, kemudian mengering, dan meninggalkan kerak.

Untuk pencegahanya bunda dapat memberikan imunisasi cacar kepada bayi bunda. Setelah bintik-bintik merah mulai mengering bunda dapat memberikan salep yang bisa bunda dapat dari dokter yang bunda kunjungi.

  • Intertrigo 

untuk gangguan kulit intertrigo ini biasanya banyak dialami oleh bayi yang gendut bunda.  Sebab intertrigo ini biasa di temui di pelipatan-pelipatan tubuh bayi seperti di leher, ketiak,  lipatan paha, dan lipatan lutut.

Intertrigo ini seperti ruam berwarna merah tampak gatal dan menimbulkan rasa yang perih jika tergesek antar kulit bayi bunda. Hingga membuat bayi menjadi lebih rewel.

Penyebab dari intertrigo ini diantaranya adalah cuaca panas. Cuaca panas akan membuat bayi berkeringat hingga membuat lipatan kulit pada bayi bunda terus-terusan lembab dalam waktu lama hingga menimbulkan ruam merah pada pelipatan leher,  dan sebagainya.

Sama dengan penyakit lainnya, intertrigo juga dapat disembuhkan dengan sendirinya ya bunda.

Namun jika bunda konsultasilan kepada dokter,  maka dokter akan memberikan salep yang bisa menyembuhkan intertrigo.

Sekarang bunda sudah mengerti kan macam-macam gangguan kulit yang sering menyerang bayi bunda.  Yang terpenting sabar ya bunda dalam pengobatan karena penyakit kulit ini akan sembuh dengan sendirinya.  Selamat beraktifitas bunda, jangan lupa membaca artikel lainnya bunda. Salam kenal dari kami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *